Penipuan Bermodus Kiriman dari Luar Negeri

Penipuan dengan modus pengiriman uang atau barang, hadiah, investasi ataupun warisan dari luar negeri semakin marak akhir-akhir ini menjerat sejumlah korban. Biasanya calon korban dijerat melalui perkenalan lewat social media, ataupun email spam yang dikirim para penipu online.

Jika anda mengalami hal ini, harap berhati-hati jangan langsung percaya begitu saja. Anda perlu waspada dan mengenali modus tipuan ini sebelum terlanjut kena tipu.

Ciri-ciri penipuan ini

1) Anda akan ditawarkan hadiah/paket berupa barang barang mewah mulai dari tas branded, sepatu, jam dan accesories lainnya serta uang tunai, dari orang/pihak yang tidak dikenal, atau baru saja dikenal di dunia online.

2) Kemudian Si penipu akan memberikan nomor resi pengiriman barang, dan anda akan disuruh cek ke website tersebut untuk mengetahui status paket.

3) Kurang lebih selama 2 atau 3 hari paket tersebut akan sampai di Indonesia (terlihat dari website), dan Si penipu akan mencoba menelpon anda dan memberitahu kalau sudah sampai dan sedang tertahan di Bea Cukai.

4) Si penipu kemudian akan meminta anda untuk menebus paket/membayar pajak agar keluar dari pihak Bea Cukai.

5) Anda akan disuruh transfer sejumlah uang ke rekening tertentu dan atas nama per-orangan bukan insitusi atas nama Bendaharawan Kantor Bea dan Cukai.

6) Jika korban tidak membayar biaya tebusan akan diancam paket tersebut dikirim kembali ke pengirim dan dilaporkan ke pihak berwenang karena melecehkan ‘Diplomatic Courier.’

Bagaimana cara mengindari penipuan ini?

1) Anda dengan mudah bisa mengetahui posisi kiriman paket yang dikirimkan dari luar negeri. Caranya adalah dengan mengecek langsung di website Beacukai.

2) Jika pembayaran bea atau pajak paket untuk ditransfer ke rekening perorangan, maka itu pasti penipuan.

Schreibe einen Kommentar

Deine E-Mail-Adresse wird nicht veröffentlicht.