Jangan Pernah Bilang „Setuju“ Atau „Ya“

Telepon tawaran kartu kredit, pinjaman tanpa agunan sampai asuransi di Indonesia belakangan ini sudah semakin populer. Jika tidak pandai bicara sama pihak telemarketing, sosok di ujung telepon pasti akan mendominasi pembicaraan, lalu mendesak kamu untuk setuju dengan kata-kata yang ia bilang.

Hati-hati! Bisa jadi itu penipuan! Jangan pernah menjawab „Ya“ atau „Setuju“ saat ditelepon telemarketer, jika tidak merasa mengajukan. Harus tegas bilang „tidak berminat“/semacamnya.

Ciri-ciri Penipuan Ini:

1. Penelepon banyak bertanya

Entah dengan modus telemarketing atau iklan, si penelepon biasanya bertanya hal-hal simpel yang harus kita jawab dengan „Ya“ atau „Tidak“. Kalau bisa, hindarilah kata „Setuju“, „Ya“ atau „bersedia“!

Biasanya mereka akan langsung nyerocos tanpa henti, seperti membaca text di layar monitornya tanpa memberi jeda untuk bertanya. Serta tidak dijelaskan bagaimana proses pembatalannya, resiko apa yang akan dihadapi nasabah, dll.

2. Penelepon tidak bisa dihubungi

Setelah kita mengatakan „Setuju“ atau „Ya“, tugas para telemarketing berakhir kepada kita. Kita tidak lagi bisa menghubungi mereka walau kita catat nomor yang mereka gunakan karena nomor itu disediakan untuk menghubungi keluar bukan untuk di hubungi.

3. Tagihan pembayaran

Kita akan menerima tagihan dan dipaksa untuk membayar. Atau akan di auto debet langsung dari rekening. Biasanya akan direkam saat kita menjawab telepon. Dengan rekaman yang ada, kita seolah-olah menyetujui kontrak atau pembayaran tertentu.

Bagaimana cara mengindari penipuan ini?

Lebih baik kita selalu berhati-hati saat mengangkat telepon dari orang tak dikenal! Jangan pernah bilang setuju kalau si penelepon terdengar meragukan. Kalau sudah terlanjur jadi korban, bisa laporkan langsung ke polisi kalau  ditipu dan diancam oleh telemarketer. Ada bukti percakapan rekaman telpon antara kita dan pihak telemarketingnya kalau memang faktanya pihak telemarketing memberikan janji-janji yang nggak pernah ditepati.

Nomor penipu, peneror, iklan yang agresif, telemarketing, dan berbagai nomor berbahaya lainnya juga bisa anda ketahui di website telepon.net. Anda akan melihat nomor-nomor paling berbahaya agar lebih berhati-hati dengan nomor-nomor tersebut.

Schreibe einen Kommentar

Deine E-Mail-Adresse wird nicht veröffentlicht.